Batam

Jalan Pasir Putih Rusak Parah, Hindari Lobang Malah Nabrak Orang

Kawasan sekitar Ocarina dilihat dari udara.(Posmetro.co/cnk)
BATAM, POSMETRO.CO: Dua hari belakangan ini, sudah dua kali terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas jalan raya Pasir Putih, Ocarina, Batam. Peristiwa tersebut terjadi di depan Indomart pada Senin (7/10).
“Korbannya dua orang perempuan, satu cowok. Dua orang nggak sadarkan diri. Itu kejadiannya siang hari,” kenang Hendri, warga Regata yang melihat langsung kejadian laga kambing antara tiga unit sepeda motor tersebut, kepada POSMETRO.CO, Rabu (9/10).
Hendri menyebut, kecelakaan tak terelakkan setelah tiga motor tadi hilang kendali. “U-turn nya semrawut. Suka-suka pengendara mau belok ke mana,” sesalnya.
Kemudian, sehari setelahnya, Selasa (8/10) di pertigaan pasar Pasir Putih, dua unit sepeda motor juga terlibat lakalantas.
“Tahunya korban sudah tergeletak di tepi jalan,” tambahnya.
Karyawan swasta ini menilai, kecelakaan kerab terjadi karena faktor human error salah satunya yaitu jalan dari Pasir Putih menuju kawasan Ocarina yang tak kunjung diperbaiki. Apalagi kalau sudah musim penghujan, jalan semakin rusak dan becek.
“Kalau panas pasti (jalan) berdebu. Jadi orang hindari lobang tapi nabrak orang,” timpal Irwandi, warga Ocarina yang sebelumnya juga pernah menyaksikan kecelakaan di ruas jalan tersebut. Bahkan, sebut dia, karena jalan rusak, satu ruas jalan dipakai dua lajur untuk kendaraan.
Ketua RW 21, Kelurahan Bengkong Sadai, Rudianto menyebut, persoalan jalan di Pasir Putih menuju Perumahan Ocarina sudah lama. Bahkan masalah tersebut sudah dibawa warga ke Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan.
“Sudah diajukan, tapi nggak ada realisasinya sampai sekarang,” kata Rudianto.
Rudianto mengatakan, sejak akses jalan ke Bengkong Sadai dibuka, mobilitas kendaraan di ruas jalan tersebut padat. Serta banyak kepentingan masyarakat menggunakan jalan di situ.
“Disitu ada Sekolah Mondial, kurang lebih 5 ribuan pelajar. Kemudian lalu lintasnya bus pariwisata dari Ocarina ke Bengkong dan lewatnya truk molen,” terang Rudianto sambil menyebut, ada beberapa juga perumahan di situ seperti Oriana, Regata, Costarina dan lainnya.
Ditambah lagi saat pukul 08.00 WIB dan pukul 16.00 WIB jam sibuk antar jemput anak sekolah. Warga tak ingin berpolemik terkait wewenang perbaikan jalan tersebut.
“Kami bayar pajak. Kami minta pemerintah segera perbaiki jalan menuju perumahan kami,” harapnya. Sebab, lanjut Rudianto, wilayah Pasir Putih akan menjadi kota modern, sudah seharusnya jalan diprioritaskan karena sering dilalui.
“Tak tutup kemungkinan pejabat mau ke Bengkong lewat Ocarina karena jalurnya lebih dekat,” tutupnya sambil mengatakan, pemerintah bisa adil dalam pemerataan infrastruktur jalan.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengaku, pentingnya pembangunan dan pengembangan jalan raya di Kota Batam. Baginya dengan jalan raya dengan kondisi yang baik dapat menunjang pariwisata di Kota Batam. Apalagi Ocarina juga menjadi tempat tujuan wisata di Batam.
“Jalan itu aksesibilitas. Dan pemerintah memang fokus juga ke dalam pembangunannya,” katanya belum lama ini.(cnk)