Lingga

Goes Online, Ketua GOW dan JNE Express Pacu UMKM Lingga

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lingga, Maratusholeha Nizar memotivas para pelaku UKM. (posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lingga, Maratusholeha Nizar, berniat mengangkat ekonomi masyarakat Lingga melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masing-masing desa.

Memajukan usaha yang mayoritas dikelola oleh ibu rumah tangga, berbagai cara dilakukannya untuk memotivasi kaumnya supaya ekonomi masyarakat terangkat bahkan, membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat itu sendiri melalui usaha-usaha kecil.

UMKM Goes Online Bersama GOW dan JNE Express merupakan salah satu langkahnya untuk mempromosikan produk kerajinan masyarakat melalui, kelompok supaya menambah nilai ekonomis juga mampu bersaing di luar sana.

Memotivasi para pelaku UKM pada acara UMKM Goes Online Bersama JNE Express, Maratusholeha Nizar, selaku Ketua GOW Kabupaten Lingga dengan semangatnya memberi motivasi pada pelaku usaha mikro supaya bersemangat mengikuti acara yang dia buat di Aula Kantor Camat Lingga, Selasa (10/9), dengan narasumber JNE Express dan lainnya.

“Dengan JNE insya Allah kita bisa Go Internasional, paling tidak Malaysia, Singapura dan Thailand. Kita ambil yang terdekat melalui pintu masuk Batam,” kata Maratusholeha Nizar.

Dia mengaku, sekarang UKM ada yang baru ingin maju menemui kendala, ada yang baru nak berkecambah, namun dia tetap bersemangat memberi dorongan pada pelaku usaha, agar tidak mudah menyerah meski grafik mengalami turun naik, itu hal biasa dan lumrah.

“Perlu ada inovasi baru jangan takut berinovasi, baik itu bantuk kualitas dan rasa dengan kemasan yang baik. Mereka-mereka (pengusaha) sudah besar dimulai dari yang kecil,” jelasnya memberi semangat pada kaum ibu-ibu memenuhi Aula Kantor Camat Lingga.

Ada Satu pesan yang kerap disampaikan pengusaha, ucap dia, pebisnis yang baik jangan pernah jauh dari Allah SWT, karena Allah memberi rezeki. Majunya suatu usaha para pengusaha memulainya dengan salat tahajud dan duha dan salat tepat waktu.

“Jika ibu-ibu di Kabupaten Lingga ingat dan dekat dengan Tuhannya (mengikuti perintah dan menjauhi larangannya) hatinya selalu bersih, meski bersaing tidak akan ada saling mengucilkan bahkan sikut menyikut,” kata Ketua GOW.

Banyak pelatihan-pelatihan dari pemerintah daerah melalui instansi terkait, pihaknya merasa terbantu tetapi jangan sampai menunggu bantuan pemerintah baru ingin memulai, tetapi berusaha dan berinovasilah.

Dia mengaku, GOW tertarik dengan sosial ekonomi, karena harus jalan-jalan sambil memperkenalkan produk-produk dari UMKM.

Ceritanya, tahun 2015 yang lalu, mereka memproduk lekar dengan rewelnya minta ampun. Kalau di Lingga lekar tersebut untuk alas periuk tetapi di luar sana penggunaannya sangat luar biasa.

Di tahun 2017, sempat di pesan 5.000 pcs, pertengahan bulan 2.000 pcs. Setelah itu mengalami penurunan, tidak ada yang salah dalam hal itu, mengalami turun naik permintaan, itu sudah lumrah dalam berbisnis.

“Kita minta pak wakil bupati, dapat membantu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk kemajuan UMKM Kabupaten Lingga,” imbuhnya.(mrs)