Batam

Kecewa Pelayanan Mania Accessories Botania 1

Toko Mania Accessories di Plaza Botania 1, Lt 1, Blok B dan struk pembelian barang di toko tersebut. (posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Perlakuan tak simpati dari pelayanan Toko Mania Accessories yang berlokasi di Plaza Botania 1, Lt 1, Blok B membuat pembeli tidak nyaman.

Peristiwa itu terjadi, Minggu (1/9) siang sekira pukul 11.00 WIB. Athaya, siang itu membeli kalung coker seharga Rp 15.000 dan gantungan kunci Unicorn seharga Rp 10.000. Kemudian dia membayar ke kasir senilai Rp 25.000. Setelah itu dia keluar toko karena hendak membeli keperluan lain.

Karena tidak ada barang yang menarik di tempat lain, Athaya kembali ke Mania Accessories karena mau beli kalung lagi.

Setelah masuk toko, ia lalu menitipkan barang yang dibelinya di toko accessorie itu ke tempat penitipan di situ.

Hanya selang semenit, ia kemudian menuju ke kasir untuk bayar kalung yang dibelinya. Sebelum bayar ia menghampiri tempat penitipan, tapi kartu penitipan yang dibawanya tercecer. Sudah dicari tak ketemu. Maka, dengan sopan bilang ke pelayan penitipan kalau kartunya hilang tercecer, dan sudah dicari tak ketemu.

Pelayan itu lalu minta uang ganti kartu yang hilang di toko itu Rp 15.000. Karena barang yang dibeli hanya Rp 25.000 dan barang itu semua dibeli di toko itu, Athaya minta dispensasi. Tapi pelayan toko tak mau.

“Kalau tak mau bayar 15.000, ya harus ganti kartunya sama persis dengan yang hilang,” kata seorang pelayan ketus.

Karena mendengar kalimat yang tak masuk akal itu, Athaya pun berang dan mengamuk. Setelah mengomel dengan pelayanan yang tidak simpati dan merugikan konsumen itu, Athaya pun pergi dan harus mengikhlaskan barang yang sudah dibelinya itu.

“Saya sangat kecewa. Padahal, saya pelanggan di sana. Sering belanja di toko Mania Accessories ini. Sudah kapok. Dan pembeli lain harus hati-hati, kapok pokoknya,” ujar Athaya tak mampu menutupi kekecewaannya.

Dikonfirmasi posmetro.co, pelayan Toko Mania Accessories mengaku, dia hanya menjalankan perintah bosnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan sesuai aturan di tokonya. Saat ditanya apakah tidak ada toleransi, karena barang yang dititipkan dibeli dari toko itu dan ada notanya. Mereka menjawab, kalau nota bukan jaminan, karena takut barang tertukar.

“Saya hanya menjalankan perintah saja,” katanya.(abg)