Batam

Viral, Naik Motor Sambil Tidur Terlentang Melintasi Simpang Jam

Aksi seorang pemotor yang mengendarai motor bebek dengan posisi badan terlentang di jalan raya, melintasi Simpang Jam. (posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Aksi pengendara sepeda motor yang mengendarai kendaraanya dengan cara tak wajar dan melintas di fly over Simpang Jam, membuat Sat Lantas Polresta Barelang buka suara. Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati menyebut, rekaman berdurasi 55 detik itu merupakan video lama yang dibagikan ulang oleh netizen di medsos, Senin (26/8).

Namun video berdurasi 55 detik ini kembali viral sejak Minggu (25/8). Dalam rekaman yang diambil dari atas mobil itu terlihat, seorang pengendara sepeda motor bebek mengendarai sepeda motor tanpa plat nomor dari arah Simpang Gelael menuju Simpang lampu merah Baloi dengan melewati fly over Simpang Jam ke arah Nagoya.

Meski, ia mengenakan helm namun caranya berkendara tidak patut ditiru. Pria tersebut mengendarai sepeda motor sembari tiduran terlentang di atas motor warna hitamnya. Tangan kirinya menyangga kepala. Tangan kanannya memegang hape. Diduga ia mengabadikan aksinya tersebut dengan video. Sementara, dua kakinya berada di stang sepeda motor. Ia mengendalikan arah laju kendaraannya dengan kaki.

Ia tampak santai mengendarai kuda besinya tanpa memikirkan keselamatannya dan orang lain. “Kita tidak dapat pastikan kapan video ini diambil. Namun yang pasti ini sudah sangat lama,” kata Putu kepada posmetro.co, Senin (26/8) siang.

Kendati video ini sudah cukup lama dibuat, namun, Putu berjanji akan menindak pria dalam rekaman tersebut. “Kita masih terus memantau siapa orang dalam rekaman tersebut. Jika kita temukan dia melakukan pelanggaran lagi di jalan, kita akan tindak,” ujarnya.

Putu sangat menyayangkan adanya pengendara yang lalai akan keselamatannya. Karena pengendara yang tidak patuh pada aturan berlalu lintas bukan hanya merugikan diri sendiri tapi, juga membahayakan orang lain.

Untuk itu, Putu menghimbau masyarakat agar taat berlalu lintas. Gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm untuk pengendara sepeda motor dan sabuk keselamatan untuk pengendara dan penumpang mobil. “Gunakan alat keselamatan ber-SNI,” pintanya.

Pengendara juga harus memiliki SIM dan membawa dokumen kendaraan STNK kendaraan saat bepergian. “Kondisi kendaraan dan pengendara harus dalam keadaan prima,” tuturnya.(ddt)