Daerah

2020 Festival Pacu Jalur Masuk Calender of Event Nasional

TELUKKUANTAN, POSMETRO.CO : Menteri Pariwisata Arief Yahya membuka Festival Pacu Jalur (FPJ) 2019 di Kota Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Rabu (21/08).

Wakil Bupati Kuansing, H Halim, menyampaikan tradisi pacu jalur punya sejarah panjang karena sudah digelar sejak 116 tahun yang lalu.

“Kami berharap pacu jalur ini masuk lagi ke kalender event Kemenpar,” katanya.

Selanjutnya H Alim menyumbangkan Rp 1 juta untuk setiap jalur yang turun bertanding di FPJ tahun 2019. Saat ini jalur yang ikut bertanding sebanyak 175 jalur. Total sumbangan Rp
175 juta.

Sementara Gubernur Riau Syamsuar menjelaskan, perlombaan pacu jalur konon sudah ada sejak tahun 1903.

Pacu jalur kini menjadi agenda tetap Pemerintah Provinsi Riau untuk menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara berkunjung ke Riau, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Semoga FPJ ini masuk lagi ke dalam kalender pariwisata nasional di Kementerian Pariwisata, karena menjadi sebuah penghargaan dan juga kebanggaan bagi kita di Riau. Sudah selayaknya pacu jalur ini terus kita promosikan ke mancanegara,” katanya.

Pemerintah Provinsi Riau, telah menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor prioritas dalam pembangunan di Provinsi Riau.

Seluruh pembangunan infrastruktur diarahkan mendukung kemajuan pariwisata Riau, dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

Namun saat ini, gubernur berharap melalui Menteri Pariwisata RI agar pembangunan penunjang infrastruktur pariwisata jadi perhatian Pemerintah Pusat.

“Ketersedian infrastruktur yang memadai sangat menentukan terciptanya suasana yang nyaman bagi wisatawan. Inilah harapan kami agar Pemerintah Pusat,  dapat membuat akses-akses infrastruktur yang lengkap,” kata Gubernur.

Gubernur Riau menyumbangkan hadiah uang sebesar Rp 100 juta dalam kegiatan Festival pacu Jalur 2019.

Menpar membuka acara Festival Pacu Jalur 2019 bersama Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Bupati Kuansing, Arief Yahya juga sempat menjajal maelo jalur; yaitu tradisi masyarakat setempat menarik perahu kayu dengan rotan.

“Saya janji tahun 2020
Festival Pacu Jalur masuk calender of event (pariwisata) nasional,” kata Menpar yang
disambut tepuk tangan seluruh hadirin

Selain membuka acara yang memperebutkan Piala Menteri Pariwisata RI tersebut, Menteri
juga menambah hadiah Pacu Jalur dari Rp 65 juta menjadi Rp100 juta.

“Hadiah pertama dari
Rp65 juta dibulatkan jadi Rp100 juta. Jadi Piala Menpar sekaligus hadiahnya Rp100 juta,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Ia berharap agar festival
tersebut ke depan akan terus memberikan hadiah besar, menjadi sebuah kebiasaan yang akan meningkatkan gengsi sebuah acara.

“Semoga jadi kebiasaan ke depan, karena gengsi dari satu perlombaan biasanya dilihat dari berapa hadiahnya,” katanya.

Berbagai kegiatan daerah, lanjutnya, juga digelar selama festival seperti parade jalur, dan sejumlah kontes lainnya.

Ia mengatakan festival tahun memecahkan rekor untuk Museum Rekor Indonesia (MURI), berupa parade perahu terbanyak dan penari randai terbanyak di dalam satu acara.

Randai adalah tari tradisional Kuansing yang ditampilkan pada acara tersebut.

Pada akhir pembukaan, Menpar bersama Gubernur Riau Syamsuar ikut menari Randai bersama masyarakat Telukkuantan.(***)