Batam

6 Pejabat Pemprov Kepri Giliran Diperiksa KPK 

Sardison usai diperiksa penyidik KPK di Polresta Barelang. (posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETRO.CO: Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri, Sardison, sepertinya galau setelah keluar dari ruang Unit IV Jatanras, Satuan Reskrim Polresta Barelang, Selasa (20/8) siang.

Sardison usai diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), enggan berkomentar terkait pemeriksaan oleh tim penyidik antirasuah.

Saat diambil gambarnya oleh pewarta, Sardison yang saat itu mengenakan seragam dinasnya, berusaha menutupi wajah dengan map berwarna biru. Sardison kelihatan bingung dan buru-buru mencari kendaraannya. “Nggak ada, nggak ada,” katanya sambil berlalu meninggalkan wartawan.

Penyidik KPK hari itu kembali mengagendakan memeriksa terhadap 6 pejabat Pemprov Kepri sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun. Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Polresta Barelang, Batam.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah dalam rilisnya menyebutkan bahwa, keenam orang saksi tersebut diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri.

Keenam orang saksi tersebut adalah, Misni, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemprov Kepri, Burhanudin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemprov Kepri, Tagor Napitupulu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Kepri, Sardison Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil, Tjetjep Yudiana, Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Kepri, dan saksi keenam yang akan dimintai keterangan yakni Syamsul Bahrum, Asisten 2 Setda Pemprov Kepri.

“Untuk agenda pemeriksaan hari ini, ada sekitar lima orang saksi dari OPD dan satu orang saksi yakni asisten 2 Setda Kepri akan diperiksa oleh penyidik KPK di Polresta Barelang,” kata Febri.

Pemeriksaan terhadap para tersebut, kata Febri, terkait dengan kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi pemanfaatan laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Kepri dengan tersangka Nurdin Basirun. Hingga berita ini diketik, penyidik KPK masih memeriksa beberapa saksi.(cnk)