Karimun

Kibarkan Bendera di Lapangan Berlumpur, Paskibra Kecamatan Buru Tetap Semangat

Paskibra saat mengibarkan bendera di Kecamatan Buru, Sabtu (17/8). (posmetro.co/ria)

BURU, POSMETRO.CO: Suasana haru terasa saat pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Kecamatan Buru, Sabtu (17/8). 26 orang pasukan pengibar bendera pagi itu harus berjibaku dengan kondisi lapangan yang becek. Seragam putih mereka pun harus kotor saat melewati kondisi lapangan yang becek dan berlumpur.

Namun kondisi itu tak menyurutkan semangat 26 paskibra yang sudah siap menjalankan tugasnya. Begitu juga peserta upacara yang tetap tegak berdiri di barisan, meski hujan rintik-rintik masih mewarnai lapangan Bola Ikatan Pemuda Buru tempat upacara Kemerdekaan RI ini dipusatkan.

Merah putih pun tetap berkibar diangkasa, rasa haru pun terlihat dari masyarakat yang menyaksikan jalannya upacara penuh makna ini.
Ketua Pelatih Paskibra Kecamatan Buru, Brigadir Arie yang dikonfirmasi posmetro.co, merasa terharu atas semangat para pengibar bendera yang dilatihnya.

“Saya sendiri tak kuasa menahan haru. Mereka tetap semangat mengibarkan bendera merah putih hingga ke puncak, meski lapangan becek dan sepatu sampai celana mereka basah dan berlumpur. Saya salut, mereka generasi yang luar biasa,” ucap Arie.

Hujan lebat yang sempat turun di Kecamatan Buru sejak Sabtu pagi membuat lapangan becek dan berlumpur. Namun kondisi cuaca tersebut tak menyurutkan pelaksaaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI, dengan penuh khidmat.

Nanda, siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Buru yang juga merupakan pasukan pengibar bendera tahun 2019 ini merasa senang dengan apa yang bisa diberikan kepada daerah ini.

“Alhamdulillah kami tetap kompak dan semangat, dapat melaksanakan tugas kami sebagai pengibar bendera sampai ke puncak tiang tertinggi,” ucapnya.

Ia mengaku tetap semangat meski lapangan becek dan berlumpur.
“Kami senang dan tetap semangat, sesungguhnya perjuangan kami belum seberapa dari para pejuang kemerdekaan,” paparnya.(ria)