Batam

Lapas Batam Buka Pos Yankomas Terkait HAM

Peresmian Pos Yankomas di Lapas Batam, Rabu (14/8).(posmetro.co/jho)

BATAM, POSMETRO.CO: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Batam, Kecamatan Sagulung telah meresmikan Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas). Pos ini dibuka untuk umum.

Surianto, Kepala Lapas Kelas II A Batam mengatakan, pos Yankomas ini salah satu bentuk kepedulian terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) yang tidak terpenuhi. Oleh karena itu, siapa pun warga yang merasa HAM nya tidak terpenuhi bisa melapor ke pos Yankomas

“Konsultasi boleh, melapor juga boleh, kami akan tindak lanjuti,” ujar Surianto saat peresmian Pos Yankomas, Rabu (14/8).

Surianto melanjutkan, selama ini masyarakat hanya tahu bahwa Lapas tempat untuk mengurus narapidana (Napi). Namun fenomenanya, masih banyak warga yang bingung tentang HAM dan kemana tempat untuk konsultasi jika HAM nya tidak tercapai.

“Nah, jika kebutuhan HAM nya tidak terlaksana, kita akan layani di sini, asalkan menyangkut hak-hak yang tertera di dalam HAM,” ujarnya.

Usai peresmian Pos Yankomas, Lapas Barelang juga meresmikan Balai Pemasyarakatan (Bapas) di Lapas Kelas II A Batam. Peresmian ini dihadiri langsung Kepala Kantor Kemenkumham RI Wilayah Kepri, Zaerozi.

Menurut Zaerozi, Bapas ini berfungsi untuk melaksanakan bimbingan pemasyarakatan, melakukan registrasi klien pemasyarakatan, memberi bantuan bimbingan kepada bekas narapidana serta klien pemasyarakatan yang memerlukan dan lain sebagainya.

Dalam peresmian tersebut, Zaerozi juga menyaksikan seperti apa proses pelayanan Bapas kepada kliennya. Bahkan klien Bapas diperkenankan untuk menanyakan apa yang menjadi haknya dan apa yang menjadi kewajibannya.

“Pelayanannya cukup bagus,” tuturnya saat berada di dalam ruang Bapas.

Untuk ke depannya, Zaerozi berharap agar pelayanan di Lapas Kelas II A Batam terus ditingkatkan lagi. Selain dari pihak Lapas, masyarakat yang berada di sekitaran Lapas harus ikut serta untuk membantu Lapas dalam mencegah keamanan dan ketertiban di Lapas.

“Seperti kita lihat, di sekitar Lapas ini ada pemukiman warga. Lalu ada bukit-bukit. Nah, warga harus ikut membantu Lapas untuk mencegah adanya gangguan dari luar,” ucapnya.

Selain itu, warga juga harus menyampaikan informasi apa pun yang dia ketahui. Jika ada seseorang yang mencurigakan di balik tembok lapas, maka jangan sungkan untuk memberikan informasi tersebut kepada petugas.

“Kita semua harus bahu membahu. Untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di Lapas bukan hanya tugas Kalapas dan stafnya, tapi warga juga harus ikut serta,” tutupnya.(jho)