Lingga

Daik Aman dari Formalin, Boraks dan Bakteri E.Coli

Petugas kesehatan lingkungan saat mengecek sampel makanan dan minuman. (posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Tim Kesehatan Lingkungan dari Puskesmas Daik Lingga terus melakukan pengecekkan terhadap makanan dan minuman di wilayah Kecamatan Lingga, takut mengandung formalin dan boraks, namun sejak beberapa tahun ini, Kecamatan Lingga bebas dari zat tersebut.

Disamping itu juga, Tim Kesehatan Lingkungan juga menguji Depot Air Munum milik masyarakat yang ada di Daik Lingga, takut mengandung E.Coli dan coliform, sejauh ini tidak ditemukan bakteri e.coli atupun coliform.

Zuhri Suwardi salah satu Tim Kesehatan Lingkungan Puskesmas Daik mengatakan, kalau rumah makan, warung makan, kantin sekolah dan depot air minum dilakukan pengecekkan enam bulan sekali, dan terakhir pada Desember 2019 untuk Tahun ini.

“Setahun dua kali kami lakukan pengecekan dengan cara mengambil sampel. Alhamdulillah semua aman setelah dilakukan penelitian di Puskesmas Daik sesuai sampel,” ungkap Wardi, Selasa (13/8).

Tahap pertama mereka lakukan pengambilan sampel Tahun 2019, jelang Bulan Ramadan, dan tahap kedua pada Desember nanti. Rumah makan, warung makan dan kantin sekolah, hasilnya aman dari Formalin dan Boraks.

“Sejauh ini memang di wilayah kita khususnya Kecamatan Lingga aman dari zat berbahaya itu. Sejak dari dulu sampai sekarang kecamatan kita boleh di katakan aman,” sebut dia.

Kalau Depot Air Minum sambung pria akrab di sapa Wardi ini lagi, bakteri yang terkandung sepeti E.Coli atupun Coliform sangat berbahaya, karena seluruh masyarakat mengkonsumsi air bersih dengan cara membeli di depot, yang bersumber dari Sungai Gunung Daik.

“Air bersih ini sangat urgent buat masyarakat karena merupakan kebutuhan vital manusia. Sekian banyak depot yang ada di wilayah Daik juga aman dari bakteri E.Coli atupun Coliform,” imbuhnya.

Perlu diketahui bahaya bagi kesehatan, Formalin, merupakan zat yang biasa digunakan untuk mengawetkan mayat, pembunuh kuman, perekat kayu lapis, serta disinfektan kandang hewan. Sedangkan Boraks serbuk kristal berwarna putih atau padatan berwarna kuning ini biasa digunakan untuk mengawetkan kayu.

Kalau bakteri E. Coli, bakteri ini bisa menyebabkan keracunan makanan dan infeksi cukup serius. Bahkan dapat menghasilkan racun yang mampu merusak dinding dari usus kecil dan mengakibatkan kram perut, diare yang bercampur dengan darah, hingga muntah-muntah.(mrs)