Batam

Ini Nama-nama yang Bakal Diusung Hanura untuk Pilwako Batam

Dado Herdiansyah.

BATAM, POSMETRO.CO : Meski akan berlangsung pada tahun 2020 mendatang, suksesi pemilukada serentak terutama di Batam mulai bergaung.

Salah satu partai yang sudah aktif menjaring siapa yang akan diusung dalam pemilukada Batam mendatang adala Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

”Saat ini kami sudah mulai melakukan penjaringan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang akan diusung partai kami. Calon ini berasal dari internal partai, eksternal, serta tokoh dan pengusaha,” terang Wakil Ketua DPC Hanura Kota Batam yang juga Ketua Bapilu Hanura, Dado Herdiansyah.

Dari penjelasan Dado, nama-nama dari internal partai yang akan dijaring antaranya Ketua DPC Hanura Batam H Iwan Krisnawan SE, Sekeretaris Hanura Kamaruddin SE, anggota DPRD Kota Batam terpilih Bobi Alexander Siregar dan juga Utusan Sarumaha, SH.

Kader internal DPC Hanura Batam tersebut, siap maju baik sebagai wali kota maupun wakil wali kota, terutama jika sudah dipercayai partai dan mendapat dukungan dari masyarakat.

Sementara calon dari politisi partai lain yang mulai dilakukan pendekatan politik diantaranya, Ruslan Ali Wasyim, Jefri Simanjuntak, Nuryanto, Arlon Veristo, Iman Sutiawan, M Yunus SPi, HM. Rudi dan Amsakar

Sedangkan dari tokoh masyarakat dan pengusaha serta profesional yang dilirik Hanura adalah Lukita Dinarsyah Tuwo, M Al Ichsan, Kadarisman, H Kamsa, Syaiful Bahri, Hotman Hutapea dan Alfan Suheiri.

”Dari nama-nama tersebut sudah ada beberapa yang melakukan penjajakan, nama-nama itu kami anggap layak untuk memimpin Batam,” jelas Dado.

Untuk mempercepat penjaringan itu, DPC Partai Hanura Batam akan melakukan Konsolidasi antar 12 PAC Kecamatan se-Kota Batam, dan juga pengurus Harian DPC serta anggota DPRD terpilih 2019.

Dengan adanya empat kursi di DPRD Kota Batam, Hanura akan mengajukan Calon dengan menggandeng partai lain untuk melakukan komunikasi politik.

”Tidak hanya itu, dalam waktu dekat setelah konsolidasi internal pengurus, DPC Hanura akan membuat KPK atau Komunikasi Politik Kota, guna menampung aspirasi politik masyarakat untuk mengusulkan nama2 calon, sambil menunggu juklak dari DPP,” tutup Dado.(dye)