Batam

Diperiksa KPK, Kock Meng Tak Mau Menjawab, Syamsuardi Ngaku Sakit Kaki

Kock Meng seusai diperiksa. (posmetro/abg)

BATAM,POSMETRO.CO : Bertempat di Polresta Barelang, Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) Kamis (25/7), melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang pelaku usaha dan pejabat di Provinsi Kepri terkait kasus operasi tangkap tangan gratifikasi perizinan reklamasi.

Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB baru selesai sekitar pukul 15.00 WIB.

Terlihat pelaku usaha Kock Meng keluar dan turun dari lantai 3, didampingi kuasa hukum bergegas meninggalkan Mapolresta Barelang melalui pintu belakang.

“Nanti ya,” ucap kuasa hukum Kock Meng, Jimmy Sibarani.

Dikatakannya, kliennya mendapat banyak pertanyaan oleh penyidik KPK dalam pemeriksaan tersebut

Sementara Kock Meng tetap berjalan ke luar, tanpa menjawab apa yang menjadi pertanyaan wartawan.

Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kepri, Syamsuardi yang juga turut di periksa, bergegas keluar Mapolresta Barelang untuk menuju kendaraan yang di parkir di luar Mapolreta.

Berkali kali, Syamsuardi menolak memberikan keterangan kepada wartawan yang mencecar pertanyaan hingga ke luar Mapolresta Barelang.

“Kaki saya sakit,” ucapnya dengan nada berulang ulang.

Kasubbag Transportasi dan Akomodasi Biro Umum Pemprov Kepri Juniarto dan pelaku usaha John Kennedy, juga memenuhi panggilan KPK untuk di mintai keterangan.

Meski sempat menyapa, Juniarto tetap menolak memberikan keterangan kepada awak media yang sudah menunggunya.

Sementara itu John Kennedy yang terlihat turun dari lantai 3 memilih jalan menyusuri lantai 2 Mapolresta Barelang, dan keluar dari pintu samping Satreskrim dan langsung memasuki kendaraan. (abg)