Karimun

Golkar Karimun Tetap Usung Rafiq di Pilkada Serentak

M Yusuf Sirat

KARIMUN, POSMETRO.CO : Nama Bupati Karimun saat ini, H Aunur Rafiq masih dinyatakan menjadi satu nama yang akan diusung DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun untuk bertahan di Pilkada Karimun mendatang.

Rafiq dinilai masih harus meneruskan program-program pembangunan yang sudah di jalankan satu periode kepemimpinannya ini. Hal ini diutarakan Wakil Ketua DPD Partai Golkar, Kabupaten Karimun, M Yusuf Sirat. Ia menyatakan secara pribadi maupun atas nama wakil ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karimun pihaknya mendukung secara penuh Rafiq untuk maju kembali dalam Pilkada Kabupaten Karimun 2020 mendatang.

“Kita mendukung H Aunur Rafiq untuk dua periode. Tujuannya untuk mendukung dan meneruskan program pembangunan di Kabupaten yang sudah berjalan agar terlaksana sampai tuntas, menuntaskan visi dan misi pembangunan yang telah di buat selama periode pertama ini,” tegas Yusuf Sirat.

Menurut pria yang juga menjabat Ketua DPRD Kabupaten Karimun saat ini, dimatanya jabatan satu periode yang sudah diemban Rafiq, sudah cukup baik dan dinyatakan target-target pencapaian pembangunan baik di RPJM sudah mendekati hasil tercapai.
Sarana air bersih, proyek infrastruktur, perawatan-perawatan jalan di beberapa kecamatan sudah berjalan optimal.

“Jangan dilihat pemerintahan saat ini tak membangun jalan baru tapi lihat perawatan jalan yang dilakukan. Karena perawatan yang dilakukan jauh lebih berguna dari pembangunan baru, kita tahu perawatan lebih mahal dari pembangunan baru, dan saat ini sejumlah infrastruktur sudah berjalan baik,” terang Yusuf.

Yusuf pun mengakui elektabilitas Rafiq dinilai masih layak untuk menakhoadi Kabupaten Karimun kembali.

“Beliau masih kita dukung untuk meneruskan pembangunan di Kabupaten Karimun, untuk siapa pendampingnya masih belum mengarah ke sana,” paparnya.
Untuk di ketahui, Partai Golkar dalam Pilkada Kabupaten Karimun 2020 ini merupakan partai yang dapat mengusung nama Calon Bupati dan wakil Bupati Karimun, melihat jumlah suara di legislatif yang terpilih.(ria)