Batam

Ini Tanggapan Wali Kota Batam Terkait Penangkapan Gubernur Kepri

HM Rudi

BATAM, POSMETRO.CO : Wali Kota Batam yang juga Sekretaris Partai NasDem Kepri, HM Rudi enggan menanggapi kasus yang menyeret Gubenur Kepri, Nurdin Basirun juga merupakan Ketua DPW NasDem Kepri, yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (10/7) kemarin. Ia mengelak saat ditanya awak media, usai pengukuhan F-PAUDI kota Batam di Hotel Golden View Batam, Kamis (11/7).

“Kalau yang itu saya tak mau berkomentar. No coment,” ucapnya sembari bergegas memasuki lift.

Meskipun dicerca beragam pertanyaan, Rudi tetap bersikukuh tidak mau menjawab. Sikap diamnya dan lambaian tangannya sebagai tanda, ia tidak mau berkomentar.

“Saya no coment,” ucap Rudi lagi.

Penangkapan Gebenur Kepri beserta pejabat Pemerintah Provinsi Kepri, kemarin mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya, di hari yang sama Nurdin baru saja menghadiri upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-73 di Polda Kepri, Nongsa, Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan di lokasi yang sama mengatakan, kasus yang dialami Gubenur Kepri tidak mempengaruhi proses tahapan lanjutan PPDB SMA/SMK yang disampaikan waktu lalu digelar di Engku Putri Batmcentre.

“Tidak ada masalah pendaftaran PPDB tetap berjalan. Kita tetap berkoordinasi dengan Disdik Pemprov Kepri. Sesuai arahan dari pak Gubenur dan Pak Wali, kita di sini (Batam) membantu. Tidak ada pengaruhnya,” ucapnya.

Penangkapan Nurdin juga ditanggapi masyarakat Kepri khususnya Batam. Evi, 35 tahun mengaku terkejut mendengar kabar yang menimpa mantan Bupati Karimun itu.

“Saya terkejut semalam dapat informasi melalui media sosia. Saya bahkan bertanya kepada teman-teman saya yang berada di Tanjungpinang,” kata ibu dua anak itu.

Namun demikian, ia memberikan apresiasi buat KPK yang telah menjalankan tugasnya. Karena ada gebrakan yang sangat di luar biasa. Ia juga berharap kejadian serupa tidak terjadi di Kepri lagi.

“Kita serahkan semua ke KPK, apapun nanti hasilnaya kita masyarakat Kepri harus terima. Saya berharap kejadiannnya ini tidak ada pengaruhnya dengan kinerja ASN di Pemprov,” harap warga Batamcentre tersebut. (hbb)