Metro Kepri

Suasana Hangat di Halal Bi Halal Alumni SMKN 3 Tanjungpinang

Pemenyematan pin alumni oleh Daeng Firdaus kepada perwakilan dari Pemko Batam.

BATAM, POSMETRO.CO : Terpisah di berbagai tempat dan kota di Kepri seperti Tanjungpinang, Karimun, dan kawasan lain di Batam, ratusan alumni STM Negri atau sekarang bernama SMKN 3 Tanjungpinang bertemu di ruang Indigo A Hotel Sahid Batam, pada Minggu (30/6).

Pertemuan ratusan alumni ini dibingkai dalam acara Halal Bi Halal 1440 H/2019 M.

Adalah Ketua Alumni SMKN 3 Cabang Batam, Daeng Firdaus H Rustam MS dan Ketua Panitia Acara Repiyatno atau biasa disapa Awang Hitam yang menjadi pemerkasa terlasananya kegiatan.

Menurut Awang Hitam, Halal Bi Halal ini sudah empat kali digelar, sebelumnya pelaksanaannya diadakan di Tanjungpinang, selanjutnya bergantian dengan Batam.

“Untuk tahun ini kita laksanakan di Batam, pelaksanaan selanjutnya bisa saja dilaksanakan di daerah lain seperti Karimun, Lingga, maupun daerah lain,” ungkap Awang.

Dalam acara tersebut hadir juga pihak Pemko Batam, yang diwakili Kepala  DPM-PTSP Kota Batam,
Firmansyah, serta beberapa guru dari SMKN 3 Tanjungpinang.

Foto bersama pengurus dan para alumni seusai acara.

”Saya berharap bahwa kegiatan tidak sampai disini, kita juga inginkan persatuan alumni ini dikenal masyarakat lebih banyak memberikan banyak manfaat. Apalagi status persatuan Alumni SMKN 3 ini sejak bulan Desember 2017 sudah memiliki legalitas. Jadi perkumpulan ini resmi dan sesuai dengan peraturan organisasi yang ada dalam catatan pemerintah,” ungkap Daeng Firdaus dalam kata sambutannya.

Kedepan menurut Daeng, banyak hal yang akan dibuat para pengurus alumni seperti membentuk koperasi bagi para alumni, dan juga membuat beberapa unit usaha.

”Untuk kegiatan sosial, persatuan ini sudah rutin melakukan kegiatan. Seperti memberikan bantuan untuk panti asuhan dan kaum duafa, juga melaksanakan donor darah. Hal lain yang kita laksanakan yaitu goro ke tempat ibadah serta pengajian rutin setiap bulan,” jelas Daeng.

Dalam acara tersebut, ratusan alumni ini juga mengumpulkan sumbangan untuk salah seorang guru mereka yang sedang mengalami sakit keras yang saat ini masih di rumah sakit. (dye)