Tanjungpinang

Status Kasus Bobby Jayanto Naik Jadi Penyidikan

AKP Efendri Ali (posmetro/bet)

PINANG, POSMETRO.CO : Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang menaikan status kasus dugaan pidato Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto yang bermuatan rasis dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penyidik berkeyakinan isi pidato itu telah memenuhi unsur pidana.

“Setelah melaksanakan gelar pekara kemarin (Jumat), prosesnya dari lidik kami naikan menjadi sidik,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (29/6).

Efendri Ali mengatakan, bahwa sejak laporan polisi terkait kasus tersebut masuk ke Satreskrim Polres Tanjungpinang, pihaknya telah memeriksa sebanyak 11 saksi. Mereka para saksi itu terdiri dari saksi terlapor hingga ahli bahasa untuk menerjemahkan isi pidato yang disampaikan oleh Bobby Jayanto tersebut.

“Kami sudah memeriksa saksi, mengumpulkan alat bukti yang lain, sudah gelar perkara, kami sepakat laporan oleh 4 Ormas itu sudah memenuhi unsur pidana yang dilaporkan,” ungkapnya.

Meski status laporan tersebut sudah proses penyidikan, Efendri menegaskan, penyidik belum ada pihak manapun yang ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status tersangka dilakukan setelah proses penyidikan selesai dan alat bukti lengkap, sehingga penetapan status tersangka dalam kasus tersebut setelah melewati gelar perkara yang kedua.

Ketua DPD NasDem Tanjungpinang itu dilaporkan organisasi masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat ke Polres Tanjungpinang, Selasa (11/6) lalu. Atas laporan itu, terbit Laporan Polisi dengan nomor LP-B/82/VI/2019/KEPRI/SPKT-ResTPI tanggal 11 Juni 2019 atas pelapor RE Raja Mansur Razak mewakili 4 ormas dan LSM tersebut.

Berdasarkan laporan tersebut, Bobby diduga berrpidato bermuatan rasis berbahasa China atau mandarin pada acara Sembahyang Keselamatan di Pelantar II Tanjungpinang, pada Sabtu (8/6) lalu. Lantas, pidato itu dianggap meresahkan warga dan telah menjadi bahan perbincangan netizen di grup Facebook.(bet)