Batam

Bawaslu Didesak Tuntaskan Kasus Dugaan Pelanggaran Pemilu Caleg Nasdem

Said Abdullah Dahlawi

BATAM, POSMETRO.CO : Seiring usainya pilpres serta pemilu legislatif, saat ini pihak Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) bersama sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), sudah menerima beberapa laporan pelanggaran pemilu, terutama yang berkaitan dengan money politic.

Salah satu kasus yang ditangani oleh Bawaslu adalah dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan salah satu caleg Partai Nasdem terpilih berinisial WS dari Dapil IV Batam.

Untuk penanganan kasus ini juga Alians Peduli Pemilu Bersih (APPB) yang merupakan gabungan 15 LSM dan Ormas di Batam, menyikapi hal tersebut.

Ferry yang mewakili APPB dan juga Ketua DPW Ormas Gerak Keris, mendesak Gakkumdu untuk secepatnya menuntaskan kasus pekanggaran pemilu tersebut.

”Jika terbukti ada pelanggaran pemilu, maka sanksi berat sesuai aturan yang berlaku untuk menjadi pembelajaran bagi caleg lainnya,” terang Ferri pada POSMETRO, Sabtu (15/6) sore.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua Solidaritas Anak Tempatan (Soltan) Kota Batam, Junaidi dan tokoh pemuda Batam Okta Robin.

”Kita menndesak Gakkumdu secepatnya menyelesaikan dan transparan dalam penanganan itu, secara kasat mata yang bersangkutan sudah terbukti bersalah, jadi Gakkumdu harus secapatnya melakukan penanganan kasus ini,” sebut Okta Robin.

Mereka juga kompak mengatakan, akan ada gerakan jika kasus ini tidak ditindaklanjuti secara serius oleh pihak terkait.

Sementara Komisioner Bawaslu Provinsi Kepri. Said Abdullah Dahlawi yang dihubungi POSMETRO menyebutkan, proses pemeriksaan terhadap kasus itu masih tetap berlanjut

“Kasus ini masih berjalan. Bukan atas laporan masyarakat lagi. Tapi menjadi temuan Bawaslu,” kata Said.

Dijelaskan Said, laporan masyarakat terhadap kasus ini dihentikan karena laporan tidak memenuhi unsur materil.

“Namun, sesuai ketentuan undang-undang, laporan tersebut menjadi informasi awal untuk menjadi temuan Bawaslu,” ujarnya.

Terkait temuan dugaan politik uang yang yang menyeret WS itu, kata Said, Bawaslu sudah melakukan pembahasan tahap satu dengan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terkait bersama Tim Gakkumdu.

“Pihak-pihak yang diperiksa yaitu pelapor, terlapor, saksi-saksi, serta saksi ahli juga sudah dimintai keterangan dan sekarang sedang dilakukan pendalaman,” jelasnya.

Setelah keterangan dari para pihak didapatkan, lanjut Said, tahapan selanjutnya masuk ke pembahasan tahap dua bersama Tim Gakkumdu.

“Rencananya pembahasan tahap dua dilakukan pada Selasa (18/6) di Polda Kepri,” terang Said. (dye)