Batam

Santunan 100 Orang Anak Yatim di Buka Bersama Batamindo

GM Batamindo saat memberikan santunan kepada anak yatim. (posmetro/ddt)

BATAM, POSMETRO.CO : Batamindo Industrial Park (BIP) menggelar buka bersama dan memberikan santunan 100 anak yatim dan kaum duafa. Acara ini di gelar di Mesjid Nurul Islam Mukakuning. Acara ini bertajuk, Perkuat Silahturrahmi Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan, Selasa (21/5).

Banyak tamu undangan yang turut hadir dalam acara itu. Seperti, Kepala BP Batam, Edy Putra Irawady, Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan, Rudi Sakyakirti, serta Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Febrialin.

Dalam acara tersebut GM BIP, Mook Sooi Wah menyebut jika buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim dan kaum duafa ini sudah menjadi agenda tahunan dari BIP Batam. BIP ingin berbagi dengan masyarakat.

“Kita semua bekerja dan cari rezki di Batam. Jadi harus bisa bersilahturahmi dan tahu kebutuhan masyarakat,” ujar Mook Sooi Wah pada pewarta.

Tak hanya memberikan santunan pada bulan puasa, BIP Batam juga memberikan bantuan untuk mesjid-mesjid yang ada di sekitar wilayah kawasan industri terbesar di Kota Batam ini.”Ini bagian dari CSR (Corporate Social Responsibility) Batamindo,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Mook Sooi Wah juga menyampaikan harapannya agar selepas pemilu ini Indonesia khususnya Batam lebih aman, harmonis dan kompetitif. Sehingga, kondisi ini membuat investor merasa nyaman untuk menanamkan modalnya di Kota Batam.

“Investor tidak hanya mendengar saya, tapi mereka juga akan bertanya dan mendengarkan pendapat pekerja di Batam. Mereka akan bertanya bagaimana kondisi di Batam,” jelasnya.

Mook Sooi Wah menyebut, persaingan kawasan industri di Kota Batam bukan dengan kawasan Industri yang ada di wilayah lain di Indonesia. Namun persaingan kawasan Industri di Kota Batam adalah dengan negara lain seperti, Malaysia, Taiwan, Cina dan lainnya.

Dalam dua tahun belakangan ini, iklim perindustrian di Kota Batam mulai membaik. Hal ini terlihat dari bertambahnya investor yang masuk ke Batam. “Tahun lalu (2018) ada dua perusahaan baru yang masuk ke Batam. Tahun ini juga bertambah. Empat perusahan baru juga sudah masuk ke Batam,” ungkapnya.(ddt)