Metro Kepri

Jurnalis POSMETRO Beri Pelatihan Menulis Berita Untuk Forum Anak Kota Tanjungpinang

Jurnalis POSMETRO, Albet saat memberikan pelatihan.

PINANG, POSMETRO.CO : Anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Tanjungpinang, mendapat pelatihan menulis berita di kantor DP3APM Kota Tanjungpinang.

Jurnalis koran Posmetro Batam, Albet ditunjuk untuk memberikan pelatihan tersebut. Kegiatan ini merupakan pembekalan bagi anak-anak, untuk mempublikasikan kegiatan yang dilaksanakan di Forum Anak Kota Tanjungpinang.

Kegiatan ini digelar oleh Bidang Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang.

Kepala Dinas DP3APM Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan, bahwa kegiatan menulis berita bersama Forum Anak Kota Tanjungpinang, merupakan wujud kerjasama antara pemerintah daerah dengan media massa serta forum anak di Tanjungpinang. Hal ini diharapkan agar ilmu menulis berita dapat dijadikan bekal bagi Forum Anak untuk mempublikasikan kegiatan mereka dengan baik.

“Kita harapkan mereka bisa menulis, minimal dilingkungan Forum Anak itu sendiri dan di sekolahnya masing-masing,” ujar Ahmad Yani.

Sementara itu, Sekretaris DP3APM Kota Tanjungpinang, Linda menambahkan, kegiatan Forum Anak Kota Tanjungpinang selama ini sudah aktif. Berbagai kegiatan pun digelar.

“Menjalankan peran dan fungsinya sebagai pelapor, dan termasuk juga berbagai inovasi-inovasi dalam memberikan kontrisibusi untuk kemajuan Kota Tanjungpinang,” tuturnya.

Selain itu, Elvi Ariyanti, Kepala Perlindungan Anak DP3APM menambahkan, kegiatan ini juga merupakan andil media dalam menunjang program kota layak anak. Selain media juga diperlukan dukungan semua lini, baik seluruh OPD, dunia usaha, maupun lembaga masyarakat lainnya.

“Publikasi itu memiliki peran yang sangat penting, agar masyarakat mengetahui sejauh mana program pembangunan dan kegiatan pendukungnya telah terlaksana dengan baik, kalau tidak dipublikasikan masyarakat tentu tidak mengetahuinya meski pun kita sudah bekerja maksimal,” ujarnya.

Kemudian, Albet yang merupakan salah satu narasumber pada kegiatan itu menambahkan, perkembangan media massa menjadi salah satu arus utama sumber informasi sehari-hari.

Sehingga, dalam menulis perlu memperhatikan beberapa unsur penting yang tercantum dalam kode etik jurnalistik, yang menjadikan sebuah berita tersebut berkualitas.

“Sebuah berita dinyatakan sempurna dan layak tayang jika telah memenuhi unsur-unsur yang dikenal dengan istilah 5W 1H,” katanya.

Lebih lanjut kata Albet, sebuah berita harus faktual, artinya nyata terjadi, bukan karangan dan bukan hoaks. Berita juga harus akurat yakni melakukan verifikasi, konfirmasi, cek dan cek ulang (check and recheck). Berita juga harus berimbang, jika memberikana dua pihak yang berselisih atau berseteru.

“Jangan beropini dalam menulis berita. Laporkan saja apa adanya, tanpa tambahan opini subjektif pribadi,” pungkasnya.(bet)