Batam

Anak mau Ujian, Uang Tak Punya, Nekat Curi Puluhan Botol Miras

Pelaku pencurian saat berada di Polsek Batuaji. (posmetro/jho)

BATAM, POSMETRO.CO : Sejak tahun 2014 lalu, Bramuli (52) sudah tak punya pekerjaan tetap lagi. Untuk menafkahi keluarganya, Bramuli dan istrinya kerja serabutan.

“Sekarang kerjaan saya tak menentu, kadang sebagai supir tangki air. Sebelumnya, saya kerja di ATB. Namun 2014 lalu, saya sudah keluar dari sana,” ucap Bramuli.

Hingga akhirnya, dua anak Bramuli harus mengikuti ujian sekolah. Pria berkulit hitam itu pun merasa tertekan dan harus membutuhi biaya ujian anaknya. Karena tekanan ekonomi, membuatnya nekat mencuri di Cafe Sinari, Batuaji.

“Anak sudah minta uang terus, saya pun bingung. Kebetulan pada Rabu (6/3) sekitar pukul 05.30 WIB, saya lewat dari Ruko Waheng bersama seorang teman,” tutur ayah tiga anak ini.

Melihat ada kesempatan ia langsung masuk ke tempat hiburan tersebut, pria berambut keritingg itu menjarah satu unit laptop serta 20 botol minuman alkohol mahal.

Semua barang curian itu pun di bawa ke tempat kediamannya di Perumahan Taman Laguna, Batuaji. Rencananya laptop dan minuman tersebut akan dijual dengan harga miring. Hasilnya pun akan digunakan untuk biaya ujian anak.

“Belum sempat jual bang, tapi minuman itu sudah ada yang saya tenggak,” sebutnya.Tapi nasib belum berpihak bagi Bramuli. Ternyata semua aksinya terekam Cctv. Pemilik cafe tersebut segera membuat laporan kehilangan ke Mapolsek Batuaji. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil membekuk pelaku.

“Saat penangkapan, saya mencoba kabur. Akhirnya saya jatuh dan kaki saya sakit, saya pun langsung digiring ke Polsek Batuaji,” tutupnya.

Kaposlek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe mengatakan pihaknya menangkap pelaku setelah mendapat laporan daru korban. Bahkan saat pemeriksaan cctv, petugas dilapangan langsung mendapat identitas pelaku.

“Kejadiannya pagi hari, ditangkap siang harinya,” terang Syafruddin Dalimunthe saat espsos, Rabu (13/03) siang.

Sebagai barang buktinya, Polisi mengamankan belasan botol minuman serta laptop milik korban. Dalam laporannya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.afruddin Dalimunthe menyarankan agar memasang rekaman Cctv di tempat usahanya, sebab penangkapan ini bisa berlangsung cepat berkat bantuan Cctv.(jho)