Batam

Buang Air Kecil di Semak, Eh Malah Ketemu Mayat

Garis polisi di lokasi penemuan mayat di Tiban. (posmetro/iik)

BATAM, POSMETRO.CO : Paul kaget saat melihat garis polisi terpasang di semak-semak depan Perumahan Tiban Permai, Sekupang. Tak biasanya, ada garis polisi di sana. Pria yang tiap harinya bekerja sebagai pemulung sampah botol ini tak tahu jika pada Rabu (27/2) sore kemarin, terdapat penemuan mayat laki-laki di semak-semak.

“Saya baru tahu tadi pagi. Tanya sama pengendara yang lewat,” kata pria berkulit sawo matang ini, Kamis (28/2) pagi di dekat lokasi.

Meski setiap harinya pria paruh baya ini lewat mondar-mandir di lokasi, namun tak pernah melihat ada hal mencurigakan di semak-semak ini. Bahkan lanjutnya, ia juga sering membuang sampah di sekitaran semak-semak tersebut.

“Kaget aja tadi pagi. Katanya ada pembunuhan. Entah bener atau enggak. Padahal, kemarin saya juga di sana sampai jam 12 siang,” katanya.

Kapolsek Sekupang, Komisaris Polisi Oji Fharoji, mengatakan bahwa kasus penemuan mayat di Tiban Permai, Sekupang, kini masih dalam lidik jajarannya. Bersama Polresta Barelang, Polsek Sekupang terus menyelidiki identitas korban.

“Masih kita lidik. Kemarin sore, saya sudah di lokasi dengan Kasat Reskrim Polresta Barelang. Karena penemuannya di wilayah hukum Sekupang, Polsek Sekupang terus mendalami kasus ini,” kata Oji kepada Posmetro.

Terhadap dugaan motif pembunuhan karena korban ditemukan dengan tangan terikat, Oji belum bisa berkomentar banyak. Pihaknya baru bisa mengatakan apakah korban merupakan pembunuhan atau bukan, setelah adanya keterangan ahli.

Dari keterangan polisi, Mr. X ditemukan Parno, warga Ruli Kampung Harapan, Batuaji pada Rabu (27/2) sore skitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Parno sedang berteduh bersama dua rekannya karena hujan. Saat akan buang air kecil, Parno curiga adanya mayat laki-laki di semak-semak dengan posisi telentang. Parno pun melapor ke Polsek Sekupang.

“Setelah itu kami datangi lokasi dan minta keterangan saksi. Petugas dari Polres juga datang dan mengevakuasi korban,” kata Oji.(iik)