Batam

Fani Mau Ikut Mama, Histeris Anak Korban yang Tewas di Mata Kucing

Stevani menangis histeris melihat jenazah ibunya. (posmetro/ddt)

BATAM, POSMETRO.CO : Mama… pekik Stevani, anak seorang korban kecelakaan beruntun di jalan Diponegoro, dekat mata kucing Kecamatan Sekupang. Tak kuasa gadis itu menahan tangis. Dia terisak dan tersedu-sedu, Selasa (11/12) pagi.

Dipeluk wanita yang telah melahirkannya 24 tahun silam lalu itu sambil terus memanggil mama. Namun wanita yang diketahui bernama Sumarni (48) tahun itu tak lagi bergerak. Ia sudah kaku terbaring di brangkar kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF), Batuaji.

Berkali-kali sanak famili berusaha menenangkan Stevani namun, ia masih saja histeris. Beberapa kali gadis berambut lurus itu terjatuh dan nyaris pingsan karena syok mengetahui orang tuanya sudah tiada. “Fani mau ikut mama,” ujarnya menangis tersedu.

“Dia (Sumarni) mau ke Pasar Jodoh. Dia baru mau buka usaha jeruk peras,” kata Aswal, ketua RT 01 RW 03, Perumnas Saguba, Sagulung saat ditemui di depan kamar jenazah RSUD-EF.

Informasi yang dihimpun pewarta, Sumarni hendak ke Jodoh guna membeli bahan dagangannya. Untuk menghindari macet, wanita itu memilih lewat Sekupang. Namun naas, ia terlibat kecelakaan beruntun.

Saat kejadian, Sumarni menggunakan sepeda motor Honda Beat BP 2465 GQ warna Merah. Sepeda motornya ditabrak dari depan oleh mobil Mobil Toyota Corola BP 1481 WZ warna Putih. “Marni, orang ke dua yang ditabrak oleh mobil itu,” kata seorang kerabat korban lainnya.(ddt)