Bintan

Hampir Setahun, Sudah 48.683 Warga Bintan Berobat di Puskesmas

Bupati Bintan H Apri Sujadi berdialog dengan beberapa orang pasien Puskesmas. (posmetro/aiq)

BINTAN, POSMETRO.CO : Program berobat gratis di Puskesmas dengan menunjukan identitas kependudukan atau KTP, sepertinya memberikan manfaat yang cukup besar bagi masyarakat Bintan.

Tercatat sepanjang tahun 2017 yang lalu, ada sekitar 51.264 masyarakat yang ikut merasakan manfaatnya di seluruh Puskesmas Kabupaten Bintan. Sedangkan tahun 2018, Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan, merekap, hingga bulan November, sudah ada 48.683 masyarakat yang ikut merasakan program berobat gratis tersebut.

“Hingga bulan November 2018, sebanyak 48.683 masyarakat merasakan manfaat program berobat gratis menggunakan KTP Bintan ( Identitas Kependudukan ) di 15 Puskesmas yang ada di 10 Kecamatan Kabupaten Bintan. ” ujar Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan Dr Royhan, Selasa (4/12).

Diketahui juga bahwa sampai bulan November 2018, total angka kunjungan masyarakat yang berobat di 15 puskesmas yang ada di 10 Kecamatan Kabupaten Bintan menyentuh angka 181,738 kunjungan.

Dengan rincian, pasien berobat menggunakan Kartu BPJS sebanyak 108.088 pasien, menggunakan program berobat gratis (KTP Bintan) sebanyak 48.683 pasien. Mereka yang menggunakan jalur umum sebanyak 24.967 pasien.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menyatakan bahwa program berobat gratis di Puskesmas menyasar kepada masyarakat Kabupaten Bintan, yang kurang mampu. Terlebih mereka yang belum tercover kartu BPJS.

Hal ini juga bertujuan meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan. Tak hanya itu, program berobat gratis ini juga merupakan salah satu program unggulan Pemkab Bintan.

Dimana masyarakat bisa berobat tanpa harus merogoh kocek sedikitpun. Pasien yang berobat menggunakan program ini juga memiliki keunggulan. Jika berobat dari puskesmas, kemudian harus dirujuk ke RSUD, maka pemerintah daerah juga akan memfasilitasi untuk pengurusan Kartu BPJS, hingga mendapatkan perawatan gratis rawat inap di kelas tiga.

“Antusiasme masyarakat terhadap program berobat gratis di Puskesmas sangat tinggi, Pemerintah Daerah mencoba membuat program yang dapat menyentuh, bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Saran dan masukan dari masyarakat juga kita harapkan, untuk penyempurnaan setiap program pemerintah. ” tutup Apri penuh antusias.(aiq)