Bintan

Lukai Teman Sendiri di Bintan, Pelaku Ditangkap di Kendari

Pelaku penganiayaan (jongkok) usai diamankan di Kendari. (posmetro/aiq)

BINTAN, POSMETRO.CO : AR (21) dan BD (33) adalah dua sahabat karib. Selama ini mereka berteman baik. Namun dibalik persahabatan itu, terakhirnya berujung luka. AR tega menganiaya temanya sendiri BD hingga nyaris tewas. Akibatnya, AR pun harus berurusan dengan pihak Polsek Bintan Timur (Bintim), untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar mengatakan, pihaknya mendapat laporan itu, pada Sabtu (17/11) lalu. Atas kasus penganiayan yang dilakukan AR terhadap, korbannya BD.

“Korban membuat laporan, Sabtu (17/11) kemarin. Dari laporan itu langung kita kerahkan anggota Reskrim untuk mecari keberadaan pelaku,” beber Muchlis saat ditemui di Kijang, Rabu (21/11).

Mengetahui BD melaporkan AR ke pihak berwajib, AR pun melarikan diri. BD sendiri, tidak mengetahui pasti kemana AR melarikan diri.

“Setelah menganiaya korban, pelaku kabur. Belakangan kita dapat informasi korban berada di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Langsung saya perintahkan Kanit Reskrim untuk segera melacak dan berkoordinasi dengan kespolisian di sana,” ucap Mucklis.

Pengejaran pun berlangsung hingga keluar daerah. Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda M Fajri bersama satu orang anggotanya bergegas terbang ke kota yang menjadi titik pelarian pelaku.

Sembari melakukan kordinasi dengan Polsek setempat, akhirnya korban bisa segara diringkus. AR pun digelandang menuju Kepri, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berkat kerja keras anggota, bersama unit reskrim di Kendari, keberadaan AR bisa ditemukan. Tanpa perlawanan AR pun mengakui perbuatannya.

“Tepatntya pada hari Minggu (18/11) kemarin, pelaku berhasil diamakan. AR pun kita bawa balik ke Polsek Bintim, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Fajri.

Motif dan apa yang menyebakan pelaku tega, hingga hampir menghilangkan nyawa korban. Saat ini polisi belum bisa membeberkan, karena masih dalam proses pemeriksaan. “Saat ini AR juga sudah kita tahan.” ungkap Fajri serius.(aiq)