Batam

Pemindahan Kotak Suara di Batam terhambat Gara-gara Hal Ini…

Pemindahan bilik dan kotak suara. (posmetro/iik)

BATAM, POSMETRO.CO : Bilik dan kotak suara baru saja dipindahkan dari pelabuhan Batuampar ke Gudang Persero yang disewa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam. Namun, karena cuaca sedang hujan, gudang Persero mengalami atap bocor. Bongkar muat pun terhambat. Kamis (22/11), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam meminta kepada KPU dan instansi terkait agar menyelesaikan kebocoran atap ini.

Lima kontainer disiapkan untuk pemindahan bilik dan kotak suara ini. Selain pihak KPU, pemindahan logistik pemilu ini juga dikawal Polisi setempat. Sekitar pukul 09.30 WIB, kontainer sampai di gudang Persero. Namun sampai pukul 11.00 WIB, bilik dan kotak suara belum dipindahkan.

“Kita minta supaya ini segera dibenahi. Apalagi pemilihan masih ada beberapa bulan ke depan. Jangan sampai logistik rusak, karena sekarang terbuat dari karton,” kata Kordiv Pencegahan Serta Humas dan Lembaga Bawaslu Batam, Nopialdi.

Beberapa spot di gudang memang terlihat banjir. Tetesan hujan masuk ke dalam gudang. Ditakutkan, tetesan ini mengenai bilik dan kotak suara, dan merusaknya. “Kami berharap ada solusi terbaik,” katanya.

Sementara Ketua KPU Kota Batam, Syahrul Huda, mengatakan bahwa pihaknya sudah melaporkan masalah bocor atap ini ke pihak Persero. KPU meminta agar gudang segera dibenahi supaya logistik bisa aman.

Adapun jumlah logistik yang datang terdiri dari, kotak suara sebanyak 14.342, dan bilik suara 6.152. Logistik ini akan distandbykan di gudang, sampai pada hari-hari mendekati pemilu. Nanti, logistik akan dibagikan ke setiap TPS di Kota Batam.

“Kita akan jaga logistik sampai benar-benar aman,” jelasnya.

Sebelumnya, sebanyak 14.342 unit kotak suara sudah sampai Batam. Belasan ribu kotak tersebut rencananya akan dipindahkan dari kapal, ke gudang penyimpanan yang sudah disewa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam di Gudang Persero, Sekupang.

Komisioner Bidang Teknis KPU Batam, Zaki Setiawan, mengatakan bahwa selain kotak suara, ada juga 6.152 unit bilik yang datang di Batam.

Zaki mengatakan, saat ini KPU tinggal melaksanakan proses bongkar muat saja. Untuk proses pembagian kotak dan bilik suara ke PPS/PPK masing-asing, KPU belum menetapkan kapan. Yang jelas, KPU saat ini akan menginventarisasi apa-apa saja jenis logistik yang sudah sampai di Batam.(iik)