Metro Kepri

Tabur Bunga di Perairan Penyengat Untuk Para Pahlawan

posmetro/bet

TANJUNGPINANG, POSMETRO.CO : Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2018, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang menggelar tabur bunga di laut di perairan Pulau Penyengat pada Sabtu (10/11) pagi. Tradisi tabur bunga di laut itu dilakukan sebagai bentuk penghargaan serta mengenang jasa para pahlawan yang gugur saat perang di laut.

Acara tabur bunga itu dilakukan langsung oleh Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Ribut Eko Suyatno didampingi istri serta para asisten dan perwira menengah lainnya diatas KRI Lepu 861. Sebelum melaksanakan tabur bunga dan ziarah, Lantamal IV terlebih dahulu menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di Mako Lantamal IV Tanjungpinang.

posmetro/bet

Danlantamal IV Tanjungpinang mengatakan, tabur bunga di laut yang dilaksanakan jajaran Lantamal IV Tanjungpinang merupakan bentuk penghormatan, sekaligus mengenang arwah para pahlawan yang gugur di laut saat berperang mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) seperti pahlawan dari TNI AL, Yos Sudarso.

“Acara tabur bunga ini kita khususkan untuk pahlawan TNI AL yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan yaitu KRI Macan Tutul, semoga arwah pendahulu kita, yang mengabdikan diri di laut bisa tenang dialam barzah sana,” ungkapnya.

Selain mendoakan bagi para pahlawan TNI AL yang gugur di medan perang, kata Eko, Lantamal IV juga mendoakan bagi korban kecelakaan di laut yang terjadi di laut Kepulauan Riau dan di daerah lainny seperti musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang, Jawa Barat belum lama ini.

“Kita juga mendoakan saudara-saudara kita yang telah mendahului kita seperti baru-baru ini Lion Air JT610, jadi kita sekalian mendoakannya agar arwahnya tenang di alamnya,” ujarnya.

Eko juga menyinggung dua tokoh berasal dari Kepri, yakni Raja Ali Haji dan Raja Haji Fisabilillah yang telah disematkan gelar tokoh pahlawan nasional oleh pemerintah Indonesia. Terakhir, katanya, pemerintah pada tahun lalu juga menyematkan gelar tokoh nasional dari Kepri yakni Sultan Mahmud Riyad Syah III.

“Mungkin di salah satu provinsi, selain Jawa, Kepri lah yang paling banyak tokoh pahlawan nasionalnya, mungkin tiga-tiganya pahlawan laut juga, terakhir Sultan Mahmud Riyad Syah III,” ujarnya.

Lebih lanjut Eko, bahwa kedepan pihaknya akan berkoordinasi kembali dengan pemerintah provinsi Kepri untuk mencari pejuang-pejuang dari daerah Kepri yang akan diusulkan untuk menjaga pahlawan nasional. “Terakhir kita usulkan Sultan Mahmud Riyad Syah III, nanti kalau ada lagi pejuang-pejuang dari Kepri, bisa diusulkan kembali, tapi dari provinsi yanh usulkan, setelah itu tim pemerintah pusat akan mengkaji hal itu,” pungkasnya.(bet)