Metro Kepri

Sempat Hilang, Bocah Tiga Tahun Ditemukan Tak bernyawa

Jasad bocah malang yang terseret arus saat akan dikebumikan. (foto/bet)

PINANG, POSMETRO.CO : Sempat dicari warga, bocah tiga tahun bernama Latifa Novkia Fitri yang hanyut terseret air parit saat mandi hujan belakang rumahnya, Jalan Wonosari 2, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa (30/10), akhirnya ditemukan. Anak perempuan ini ditemukan sudah tidak bernyawa sejauh satu kilo meter dari tempat kejadian.

Peristiwa terjadi ketika wilayah Kota Tanjungpinang diguyur hujan. Latifa yang merupakan anak ketiga dari pasangan Heri Susanto (40) dan Fika Wira (35) diketahui bermain dengan salah seorang abangnya yang masih duduk di bangku SD. Namun, saat kejadian, Latifa bermain air hujan dibelakang rumahnya.

Kabar hanyutnya Latifa pun terdengar oleh warga sekitarnya. Sejumlah warga bergegas mencari Latifa dan ada juga yang menghubungi petugas SAR. Saat hujan reda, warga sekitar mulai ramai-ramai menyisir parit tersebut. Mulai dari kediamannya hingga ke muara di Jalan Singkong. Karena, menurut warga, air parit tersebut mengalir deras dan keruh.

Puluhan anggota Basarnas Kota Tanjungpinang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Polres Tanjungpinang, Tagana, TNI AD dan warga mencari dicelah-celah parit. Bahkan, Kapolres Tanjungpinang pun ikut terjun mengarungi parit untuk melakukan pencarian bocah tersebut. Semak-semak belukar dan celah-celah akar bakau kian menjadi perhatian petugas.

Air parit mulai surut. Petugas SAR gabungan mulai memperluas pencarian hingga ke muara jembatan Batu 8 atas. Petugas juga telah menerjunkan rubber boat untuk menyisir hujan bakau. Ngerinya, air parit itu mengalir hingga di kawasan yang diketahui warga merupakan sarang buaya.

Pada Rabu (31/10) pagi, tim SAR gabungan belum sempat terjun menyisir parit tersebut, terdengar kabar bahwa Latifa sudah ditemukan. Anak ketiga Heri dan Fika itu ditemukan oleh warga Jalan Singkong 22, RT 04/RW 04. Kala itu, salah seorang warga bernama Yetno (40) bersama warga setempat tengah membersihkan sampah di pohon bakau.

Menurut Yetno, dari kejauhan, ia melihat sosok bocah itu seperti boneka yang tersangkut di akar pohon bakau. Ia lantas penasaran, dan timbul rasa yakin bahwa itu adalah Latifa. Ia pun berbalik arah.

Setelah menjalani proses visum di rumah sakit oleh dokter dan anggota Inafis Satreskrim Polres Tanjungpinang, jasad Latifa pun dibawa pulang ke rumah duka. Suasana haru pun menghiasi rumah duka tersebut. Bahkan, salah seorang nenek Latifa seketika tergeletak karena tak kuasa menyaksikan kabar tersebut. Latifa dikebumikan taman pemakaman Batu 7.(bet)