Lain

Petarung MMA Ikut Bertanding

Kejuaraan Ju-jitsu Batam Fighter Club

Atlet foto bersama usai menerima sertifikat dan medali. (foto/chi)

BATAM, POSMETRO.CO : Batam Fighter Club (BFC) menggelar kejuaraan Jujitsu. Kelas yang dipertandingkan: newaza. Teknik bantingan dan kuncian. Sabtu (20/10), atlet yang bertanding, merupakan atlet terbaik jujitsu di Batam. Tak hanya di jujitsu, bahkan mereka sudah berprestasi di kejuaraan Mixed Martial Arts. Semisal, Hadi Purnomo dan Sukardi.

“Kejuaraan ini sangat bagus untuk menumbuhkan motivasi atlet jujitsu di Batam. Kedepan, saya harap, atlet di luar Batam bisa ikut pada kejuaraan ini,” kata Hadi. Selama ini, Hadi berlatih di Dojo BFC Batam di Bengkong.

Selain dua atlet yang sudah terjun ke dunia beladiri campuran itu, atlet berprestasi lainnya yang bertanding adala Leo Barata Yudha. Dia seorang anggota Badan Keamanan Laut (Bakamla), Batam. Dia berlatih di kantor. Selama ini, anggota Bakamla memang dibekali beladiri ju-jitsu.

Dua atlet U-6, Erland Vs Kenzi. (foto/chi)

“Ajang ini bisa dijadikan sebagai pengukur kemampuan teknik jujitsu yang sudah saya pelajari,” katanya. Maret lalu, Leo merupakan atlet Kepri yang bertanding di Tes Event Jujitsu Asian Games di Jakarta.

Selain mempertandingkan kelas dewasa, ada juga kelas untuk kids. Pesertanya umur sekolah dasar. Pembina BFC Batam, Yakop Sutjipto menyebut, saat ini BFC tak hanya fokus sebagai promotor maupun penyelenggara kejuaraan MMA. Dia juga serius melakukan pembinaan di cabang olahraga beladiri lainnya. Semisal jujitsu dan wushu.

Untuk ju-jitsu, kata Yakop, kejuaraan serupa akan rutin digelar setiap dua bulan sekali. Digelar di Dojo BFC. Atlet-atlet jujitsu akan dirangking. Tujuannya, untuk menyeleksi atlet yang akan dibina. “Jika ada yang berminat dan punya potensi untuk terjuan ke MMA, pasti akan kami bina dan kami fasilitasi,” sebutnya.

Terpenting, sebut Yakop, atlet ju-jitsu yang ada saat ini, punya tempat untuk menyalurkan bakat. Mencapai prestasi. “Dengan banyaknya event, atlet tentu saja semakin tekun dan giat berlatih,” ujarnya.

Direncanakan akan digelar rutin, setiap pertandingan dianggap sebagai final. Memperebutkan medali emas dan perak. Semua menang, semua senang. Lalu, atlet-atlet dirangking.

Selain medali, ada juga sertifikat dari Ketua BFC Batam, AKBP Ucok Lasdin Silalahi. Berprofesi sebagai polisi-yang juga Kapolresta Tanjungpinang, Ucok sangat mendukung kejuaraan serupa untuk menghindari tawuran dan kenakalan remaja.

Di gelaran pertama ini, ada tujuh partai. Temanya, Batam Fighter Club Motivation Championship. Empat partai untuk senior. Tiga lainnnya untuk anak. Mereka selama ini berlatih di tujuh dojo atau camp beladiri yang ada di Batam: BFC, Fitka, Bakamla, SDN 008 Sekupang, Batu Batam, Metro, dan Kenacha.(chi)